Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Lebih lanjut, Gubernur Melki menekankan pentingnya sinergi antara Gereja dan Pemerintah dalam kehidupan bermasyarakat. Meski memiliki peran yang berbeda, keduanya dipanggil untuk berjalan seiring dalam melayani umat dan masyarakat.
“Gereja meneguhkan iman dan harapan umat, sementara pemerintah menghadirkan kebijakan dan kerja nyata yang berpihak pada kesejahteraan rakyat, terutama mereka yang kecil, lemah, dan terpinggirkan,” tegasnya.
Dalam konteks pembangunan daerah, Gubernur Melki juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis komunitas melalui program One Village, One Product (OVOP).
Sejalan dengan itu, Pemprov NTT mengajak Gereja dan komunitas umat untuk mengembangkan konsep One Community, One Product (OCOP) sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi umat.
Produk-produk komunitas tersebut diharapkan dapat dipasarkan melalui NTT Mart yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota se-NTT, sebagai langkah konkret memperkuat kemandirian ekonomi umat dan mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan.
Sementara itu, Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakaenoni dalam sambutannya menegaskan bahwa imamat bukanlah soal kehormatan pribadi, melainkan panggilan untuk melayani dunia.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

