Seba, RakyatNTT.ID Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua melaksanakan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Aula Kantor Bupati Sabu Raijua.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sabu Raijua Krisman B. Riwu Kore, SE., MM, didampingi Wakil Bupati Ir. Thobias Uly, M.Si, Jumat (30/1/2026).

Acara ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sabu Raijua Rae Saputra Manoe Lado, Sekretaris Daerah Septenius M. Bule Logo, SH., M.Hum, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan OPD, Plt. Kepala BKPSDM, Kepala Kantor Kementerian Agama, para rohaniawan, Ketua FKUB, camat, serta pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Bupati Krisman Riwu Kore menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Jabatan bukanlah hadiah, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi penuh,” tegas Bupati.

Hasil Uji Kompetensi dan Seleksi Terbuka

Bupati menjelaskan, pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran, penataan, dan penguatan birokrasi daerah yang dilakukan melalui uji kompetensi, evaluasi kinerja, serta Seleksi Terbuka (Selter) yang telah dilaksanakan pada November 2025.

Dari hasil evaluasi tersebut, dilakukan penataan terhadap 12 Jabatan Pimpinan Tinggi, dengan evaluasi kinerja pada empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Pada kesempatan ini, sebanyak tujuh pejabat dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya.

Sementara itu, dari lima jabatan yang diisi melalui mekanisme seleksi terbuka, empat jabatan telah dilantik, sedangkan satu jabatan masih menunggu Persetujuan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Setiap keputusan diambil melalui proses penilaian yang matang, berdasarkan kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen pelayanan kepada masyarakat,” ujar Krisman.

Tegaskan Bebas Kepentingan Politik

Bupati Sabu Raijua juga menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan pelantikan jabatan pertama sejak dirinya bersama Wakil Bupati dilantik. Hal tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar seluruh proses benar-benar obyektif dan profesional, tanpa dipengaruhi kepentingan politik atau dukung-mendukung pada Pilkada sebelumnya.

“Kami memilih melakukan pengamatan, evaluasi, dan penilaian menyeluruh agar keputusan yang diambil tidak didasarkan pada kepentingan politik, tetapi murni kinerja dan kompetensi,” tegasnya.

Evaluasi Berkala dan Kesempatan Terbuka

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah mengikuti proses seleksi terbuka. Bagi yang belum terpilih, ia meminta agar tidak berkecil hati karena ke depan masih tersedia peluang, mengingat sejumlah pejabat akan memasuki masa pensiun dan beberapa jabatan masih belum terisi.

Selain itu, pelantikan untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama lainnya, termasuk jabatan Administrator dan Pengawas, akan dilaksanakan dalam waktu dekat setelah memperoleh Pertek dari BKN.

“Ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk selalu taat prosedur, patuh regulasi, dan tidak mengambil jalan pintas dalam kebijakan kepegawaian,” katanya.

Menutup sambutannya, Bupati Krisman mengajak seluruh ASN menjadikan momentum ini sebagai motivasi untuk bekerja sungguh-sungguh, meningkatkan kompetensi, serta menunjukkan dedikasi dan prestasi kerja.

“Birokrasi Sabu Raijua akan dibangun di atas prinsip profesionalisme, objektivitas, dan sistem merit demi menghadirkan pemerintahan yang kuat, bersih, dan mampu menjawab harapan masyarakat,” pungkasnya. (*/rnc)