Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dari hasil evaluasi tersebut, dilakukan penataan terhadap 12 Jabatan Pimpinan Tinggi, dengan evaluasi kinerja pada empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Pada kesempatan ini, sebanyak tujuh pejabat dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya.
Sementara itu, dari lima jabatan yang diisi melalui mekanisme seleksi terbuka, empat jabatan telah dilantik, sedangkan satu jabatan masih menunggu Persetujuan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Setiap keputusan diambil melalui proses penilaian yang matang, berdasarkan kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen pelayanan kepada masyarakat,” ujar Krisman.
Tegaskan Bebas Kepentingan Politik
Bupati Sabu Raijua juga menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan pelantikan jabatan pertama sejak dirinya bersama Wakil Bupati dilantik. Hal tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar seluruh proses benar-benar obyektif dan profesional, tanpa dipengaruhi kepentingan politik atau dukung-mendukung pada Pilkada sebelumnya.
“Kami memilih melakukan pengamatan, evaluasi, dan penilaian menyeluruh agar keputusan yang diambil tidak didasarkan pada kepentingan politik, tetapi murni kinerja dan kompetensi,” tegasnya.
Evaluasi Berkala dan Kesempatan Terbuka
Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah mengikuti proses seleksi terbuka. Bagi yang belum terpilih, ia meminta agar tidak berkecil hati karena ke depan masih tersedia peluang, mengingat sejumlah pejabat akan memasuki masa pensiun dan beberapa jabatan masih belum terisi.
