Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Dalam rangka program pengembangan konten dan peningkatan kapasitas masyarakat di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), Tempo Inti Media Impresario menyelenggarakan Workshop Konten Kreator dari Smartphone di Kabupaten Sabu Raijua.
Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 1 Sabu Barat pada 12 dan 15 Desember 2025, dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Sabu Raijua, Septenius M. Bule Logo, S.H., M.Hum.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan kehadirannya mewakili Bupati Sabu Raijua yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas dinas di luar daerah. Atas nama Pemerintah Daerah, ia menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sejalan dengan upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di era digital.
Workshop ini merupakan inisiatif langsung dari Tempo Impresario sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan komunitas lokal melalui literasi digital. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga generasi muda yang antusias mengembangkan kemampuan membuat konten kreatif berbasis smartphone.
Sekda Sabu Raijua menyambut baik momentum perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Ia menekankan bahwa arus informasi tanpa batas saat ini menjadi peluang besar bagi daerah.
“Kegiatan ini sangat tepat untuk mempersiapkan kreator-kreator yang mampu menghasilkan konten positif dan bermanfaat bagi pembangunan serta promosi daerah,” ujarnya.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, workshop dirancang dengan pendekatan praktis dan aplikatif. Peserta dibagi ke dalam tiga kelas spesialisasi, yakni kelas fotografi, kelas pembuatan konten, dan kelas strategi konten, agar materi yang diterima sesuai dengan minat dan potensi masing-masing peserta.
Direktur Tempo Inti Media Impresario, Ali Nur Yasin, yang hadir langsung sebagai narasumber bersama tim, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberi ruang belajar bagi generasi muda dan pelaku UMKM Sabu Raijua agar mampu bercerita secara efektif di ruang digital.
Ia menilai masih banyak pengguna smartphone yang belum memaksimalkan perangkat tersebut untuk menghasilkan dampak positif.
“Workshop ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga praktik langsung. Harapannya, ilmu yang didapat bisa segera diterapkan untuk mempromosikan keindahan alam, budaya, dan kearifan lokal Sabu Raijua,” kata Ali Nur Yasin.
Ia juga berharap jejaring kreator muda yang terbentuk dari kegiatan ini dapat berkontribusi nyata dalam membangun citra Sabu Raijua sebagai destinasi wisata unggulan yang dikenal lebih luas, bahkan hingga tingkat global.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Tempo Impresario dengan Bakti Komdigi dan turut dihadiri oleh Kepala SMA Negeri 1 Sabu Barat yang menyediakan fasilitas lokasi pelatihan.
Melalui pendampingan langsung dari para ahli, peserta diharapkan mampu menghasilkan konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki daya jangkau luas dan berpotensi viral, sehingga mendorong pengembangan potensi lokal Sabu Raijua secara berkelanjutan. (*/rnc)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

