Ende, RakyatNTT.ID – PSN Ngada memastikan langkah ke partai final ETMC XXXIV setelah menyingkirkan Bajak Laut dalam laga dramatis yang berlangsung di Stadion Marilonga, Rabu (3/12/2025).

Pertandingan sengit itu berakhir imbang 1–1 hingga perpanjangan waktu 2×15 menit, sebelum PSN menang 4–3 lewat adu penalti.

Laga berjalan panas dan penuh tensi sejak menit awal. PSN Ngada, pemilik delapan gelar ETMC, tampil ngotot untuk mengamankan tiket final demi membuka jalan menuju gelar kesembilan. Sementara Bajak Laut, tim pendatang baru, tampil penuh determinasi untuk menorehkan sejarah.

Iklan

Babak Pertama Berjalan Intens, Kedua Tim Saling Serang

Bajak Laut yang tampil dengan jersey kuning langsung menggebrak sejak awal. Dengan dukungan meriah dari Laskar Anak Kota, mereka mendominasi beberapa menit pertama.

PSN merespons dengan serangan balik berbahaya. Peluang hadir pada menit ke-8 ketika tendangan terukur pemain nomor 8 berhasil diblok kiper M. Aslan. Sorakan penonton—terutama Ultras Ngada dan Bolonga Boys—menggema sepanjang babak pertama.

Menit 27 dan 28, PSN hampir memecah kebuntuan lewat sundulan Richardus Bhara (17) dan tembakan keras dari luar kotak penalti, yang hanya membentur mistar gawang.

Ketegangan meningkat pada menit 37 setelah ofisial Bajak Laut diganjar kartu kuning akibat protes keras. Skor 0–0 bertahan hingga turun minum.

Saling Balas Gol di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, PSN tampil lebih agresif. Namun Bajak Laut mampu mengimbangi dengan bertahan disiplin. Pada menit 52, kiper Aslan melakukan penyelamatan spektakuler saat menepis tendangan keras PSN.

PSN terus menekan, tetapi Bajak Laut hampir mencuri gol lebih dulu pada menit 69 melalui peluang Karolus Bhuru. Namun peluang itu gagal dimanfaatkan.

Gol akhirnya tercipta pada menit 70 ketika Adam Abi (10) membawa PSN unggul 1–0. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Satu menit kemudian, Suharman (71) membalas gol itu dan membuat skor imbang 1–1.

Petaka menimpa Bajak Laut pada menit 74 ketika kiper utama Aslan mengalami cedera dan harus ditandu keluar pada menit 80. Aslan lalu digantikan oleh Muhammad Faezal. Skor 1–1 bertahan hingga waktu normal berakhir.

Perpanjangan Waktu Tak Mengubah Skor

Pada masa ekstra time, kedua tim tetap tampil ngotot. Bajak Laut membuka ancaman menit 96, namun pertahanan PSN yang dikomandoi Eus Dosi bermain disiplin.

PSN memiliki peluang dari tendangan bebas menit 107 dan 111, tetapi semuanya belum menemui sasaran. Hingga 2×15 menit tuntas, skor tetap 1–1 dan laga harus ditentukan lewat adu penalti.

PSN Menang 4–3 Lewat Adu Penalti

Pada babak tos-tosan, PSN Ngada tampil lebih tenang dan berhasil mengonversi empat dari lima tendangan menjadi gol. Dua penendang Bajak Laut gagal menaklukkan kiper PSN Edo Muga yang tampil gemilang.

Satu penendang PSN juga gagal, namun skor akhir 4–3 cukup untuk membawa Laskar Jaramasi ke final ETMC XXXIV.

Selangkah Lagi Menuju Gelar Kesembilan

Kemenangan ini memastikan PSN Ngada semakin dekat dengan gelar kesembilan ETMC. Sementara Bajak Laut harus puas tersingkir meski tampil luar biasa sejak fase grup hingga semifinal.

Kemenangan melalui adu penalti PSN Ngada di semifinal kali ini sekaligus mematahkan mitos PSN Ngada yang selalu tersandung adu penalti. Pasalnya, di dua edisi ETMC, PSN gagal melangkah jauh karena kalah adu penalty.

Di ETMC XXXI Lembata tahun 2022, PSN Ngada takluk dari Persim Manggarai di babak 16 besar. Peristiwa itu terulang di ETMC XXXIII Kupang Maret 2025 lalu saat PSN Ngada takluk dari Perse Ende. (rnc)