UMKM bukan sekadar usaha mencari untung. UMKM adalah jalan kemandirian. Jalan agar masyarakat tidak terus bergantung, tetapi bisa berdiri di atas kaki sendiri, dengan percaya diri dan terhormat.

Inilah yang kami coba dorong melalui berbagai inisiatif pemberdayaan, termasuk melalui Yayasan Felix Maria Go dan pendampingan masyarakat di Kampung Maumolo. Prinsipnya sederhana: Tumhiho—tumbuh mandiri, hidup terhormat. Bukan menunggu bantuan, tetapi mengolah potensi yang ada, sedikit demi sedikit, dengan kerja keras dan kejujuran.

Saya percaya, gerakan seperti ini bisa dilakukan oleh siapa pun. Tidak harus menunggu jabatan tinggi atau sumber daya besar. Yang dibutuhkan adalah kemauan untuk peduli, kemauan untuk mendampingi, dan kemauan untuk bergerak nyata.

Iklan

Pada kesempatan ini, saya juga menyampaikan terima kasih kepada para pegiat UMKM dan rekan-rekan yang selama ini berjalan bersama: Mba Hilmi influncer penggerak UMKM, Mba Yarni Nabuasa atau Mba Yaya pegiat Komunitas Gejala sekaligus pemilik produk Sambel Aset, Mas Garry Rudolf Liu Koordinator Bedah UMKM Fransiscus Go, Bang Irwan Koordinator Kelompok Tani Fransiscus Go di Manggarai, Peter Salim Pegiat Petani Muda di Media Sosial, pengurus YFMG, dan semua pihak yang bekerja dalam sunyi untuk membangun ekonomi rakyat. Kerja-kerja inilah yang menjadi fondasi sejati pembangunan.