Kupang, RakyatNTT.ID Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof. Maxs U. E. Sanam, menyatakan dirinya siap mengakhiri masa jabatan sebagai rektor dan menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada figur baru pada periode 2025–2029.

Ia menegaskan bahwa proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Undana harus menjadi contoh praktik demokrasi yang sehat bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“Saya sebagai rektor yang lima hari lagi akan selesai, saya saja sudah ikhlas. Mari kita menerima siapa pun yang ditakdirkan dan mendukung siapa pun yang akan jadi,” ujarnya dalam rapat senat tertutup di Aula Lantai III Gedung Rektorat pada Selasa (2/12/2025).

Iklan

Harapan Keberlanjutan Sejarah Besar Undana

Prof. Maxs Sanam menyampaikan bahwa Undana telah memiliki sejarah panjang dalam mencetak generasi bangsa, dan capaian tersebut harus terus dilanjutkan oleh kepemimpinan baru. Ia berharap pemilihan rektor tahun ini tidak hanya menghasilkan pemimpin terbaik, tetapi juga menjadi contoh demokrasi yang matang di lingkungan akademik.

Menurutnya, setelah Pilrek berakhir, seluruh calon harus tetap bersatu membangun Undana sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di Indonesia Timur.

“Dari pemilihan rektor ini, harapannya ketiga calon tetap bisa bersatu membangun perguruan terbesar di Indonesia Timur itu,” tegasnya.

Pesan Menteri: Terus Kolaborasi Bangun Undana

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiksaintek) yang diwakili Dirjen Dikti, Khairul Munadi dalam sambutannya saat membuka acara rapat pemilihan rektor, mengatakan ketiga calon adalah putra terbaik Undana saat ini. Oleh karena itu, siapapun yang terpilih diyakini akan membawa Undana ke arah yang lebih baik.