Kupang, RakyatNTT.ID Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) resmi menggelar Operasi Lilin Turangga 2025 yang berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Operasi ini bertujuan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah NTT.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa Operasi Lilin Turangga merupakan agenda rutin nasional yang dilaksanakan secara terpadu bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Operasi Lilin Turangga 2025 bertujuan menjamin rasa aman dan nyaman masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif dan kamseltibcarlantas yang tertib dan lancar, baik sebelum, saat, maupun setelah perayaan,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra, Jumat (19/12/2025).

Dalam pelaksanaannya, Polda NTT mengerahkan 3.704 personel gabungan, terdiri dari 1.763 personel Polri—meliputi 210 personel Polda NTT dan 1.553 personel Polres jajaran—serta 1.963 personel instansi terkait, termasuk TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, Satpol PP, dan unsur pendukung lainnya.

Pengamanan difokuskan pada 8.306 gereja yang tersebar di seluruh NTT, serta berbagai lokasi strategis dan pusat keramaian. Selain itu, pengamanan juga mencakup 15 bandara, 37 pelabuhan, 24 terminal, 299 pusat perbelanjaan, 135 objek wisata, serta 27 lokasi perayaan malam pergantian tahun.