Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Jika batu terus muncul, jangan hanya menambah air. Ketahui jenis batunya dan cari akar masalahnya,” tegasnya.
Gejala dan Dampak Batu Ginjal
Batu ginjal dapat menimbulkan nyeri hebat di punggung atau pinggang, mual, hingga darah dalam urine akibat terganggunya aliran urin. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat merusak fungsi ginjal dan menurunkan kualitas hidup.
Berikut penjelasan ringkas faktor pemicu batu ginjal:
1. Kalsium urine tinggi (Hiperkalsiuria)
Terjadi pada 30–60% kasus batu ginjal. Kondisi ini muncul ketika ginjal membuang terlalu banyak kalsium atau tubuh menyerap kalsium berlebih. Kristal kalsium kemudian berkembang menjadi batu. Pemeriksaan urine 24 jam menjadi metode diagnosis utama, sementara terapi thiazide dapat membantu menurunkan kadar kalsium.
2. Oksalat berlebih
Makanan seperti bayam, kacang, cokelat, serta suplemen vitamin C dapat meningkatkan oksalat. Ketika oksalat berikatan dengan kalsium, terbentuklah batu kalsium oksalat—jenis batu ginjal yang paling umum. Pembatasan makanan tinggi oksalat dan mengonsumsi kalsium bersamaan dengan makanan dapat membantu menekan risikonya.
3. Citrate rendah
Citrate berfungsi menghambat pembentukan kristal. Nilainya dapat turun akibat konsumsi protein hewani tinggi, diare kronis, kekurangan kalium, atau infeksi saluran kemih. Penelitian menunjukkan kadar citrate rendah menjadi faktor kuat terjadinya kekambuhan batu ginjal.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

