“Partai Perindo tidak hanya hadir sebagai peserta pemilu, tetapi sebagai kekuatan politik yang menawarkan solusi atas persoalan masyarakat,” kata Arieston.

Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya transformasi digital di lingkungan partai, mulai dari sistem administrasi, pengelolaan data kader, hingga strategi komunikasi publik. Transformasi ini, menurutnya, sangat penting agar Perindo dapat bersaing secara efektif dalam ruang politik modern yang semakin berbasis media digital.

Arieston juga menyampaikan bahwa target Perindo ke depan adalah meningkatkan kontribusi elektoral sekaligus memperluas jejaring pengaruh politik di seluruh kabupaten dan kota di NTT.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarstruktur organisasi serta penguatan militansi kader di lapangan. “Perindo harus menjadi partai yang progresif, adaptif, dan fokus pada kerja nyata. Kita ingin memastikan bahwa Perindo hadir sebagai pilihan rasional bagi masyarakat NTT,” ujarnya.

Selain itu, ia menggarisbawahi bahwa target utama partai bukan sekadar perolehan kursi legislatif, tetapi juga kehadiran Perindo sebagai kekuatan perubahan yang mampu membawa dampak langsung untuk kesejahteraan rakyat.

Program-program di bidang ekonomi kerakyatan, pengembangan UMKM, dan peningkatan kualitas SDM disebut sebagai fokus utama dalam roadmap Perindo ke depan.