“Kalau mau tutup usaha kami, pemerintah harus adil dan tegas. Cek semua depo pengisian air di Kota Kupang. Kami yang punya izin koq malah mau ditutup. Sementara ada depo yang mungkin tidak punya izin. Yang adil dong,” ujar Andre Ang.

Wiwin, istri Andre Ang tidak kalah sengit. Dia juga bersikeras jika usaha pengisian air miliknya, bukan penyebab utama rusaknya Jalan Mesakh Amalo. “Bapak ibu bisa lihat, bukan hanya truk tangki yang isi di sini, yang lewat ini jalan. Semua truk tangki air lewat ini jalan. Jangan hanya salahkan kami,” koarnya. (rnc/14)