Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kondisi ini mempertegas bahwa Bitcoin masih sangat sensitif terhadap arus likuiditas global, dan belum sepenuhnya mampu melepaskan diri dari pengaruh sistem keuangan konvensional.
Tekanan Ganda dari Amerika Serikat
Selain Jepang, ketidakpastian juga datang dari Amerika Serikat. Pasar tengah menunggu rilis data tenaga kerja dan inflasi yang akan menjadi penentu arah kebijakan The Federal Reserve (The Fed). Kombinasi tekanan dari Asia dan AS membuat investor ritel cenderung bersikap defensif.
Altcoin Volatil, Untung dan Rugi Datang Seketika
Di tengah tekanan Bitcoin, pasar altcoin kembali menunjukkan volatilitas ekstrem. Sejumlah aset mencatat lonjakan tajam, seperti Mind Network (FHE) yang melesat 101,95 persen, MilkyWay (MILK) naik 85,51 persen, serta Icpe Open Network (ICE) yang menguat 55,18 persen dalam satu hari.
Namun, di sisi lain, sejumlah altcoin justru terpuruk. Xterio (XTER) anjlok 19,54 persen, WayFinder (PROMPT) melemah 17,72 persen, dan Gearbox Protocol (GEAR) turun 17,69 persen.
Kondisi ini kembali menegaskan tingginya risiko di pasar kripto, terutama pada aset tanpa fundamental kuat dan regulasi yang jelas, di mana potensi keuntungan besar selalu beriringan dengan ancaman kerugian dalam waktu singkat. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

