Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Kondisi sedang tidak baik-baik saja, saat ini banyak dialami dalam kehidupan be-rumah tangga. Fenomena ini adalah sebuah realita. Dan, tidak menutup kemungkinan, di antara rumah tangga tersebut, ada dari keluarga Kristen. Penyebabnya, pertengkaran, perselingkuhan, masalah ekonomi dan lain sebagainya. Suasana ini memantik rasa ketidak-nyamanan. Antara suami dan istri, pun anak-anak.
Hal tersebut diungkapkan Pdt. Nikolas Rande., M.DIV., dari Gereja KIBAID Jemaat Denpasar, Bali, dalam khotbahnya pada Perayaan Natal Gereja KIBAID Jemaat Kupang, Sabtu (13/12/2025), semalam. Dikatakannya, tidak ada yang kebal terhadap situasi dan kondisi yang membuat runyam setiap rumah tangga, termasuk keluarga Kristen. “Jangan bilang keluarga Kristen kebal terhadap kondisi seperti ini. Pergumulan yang menghadirkan rasa takut, senantiasa mengintai siapa saja. Karena itu, perjalanan sebuah rumah tangga bisa langgeng, kalo kita selalu menyerahkan semua pergumulan itu hanya kepada Tuhan,” imbuh Pdt. Nikolas.
Tapi tak perlu khawatir, kata pendeta asal Toraja ini. Sebab, Tuhan hadir dalam setiap doa pengharapan kita. “Keluarga Kristen yang rapuh sekalipun, Tuhan pasti hadir. Ini bentuk support dari-Nya. Karena itu, tema Natal tahun ini, bahwa “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, yang diambil dari Matius 1:21-24, menekankan pentingnya kehadiran Allah dalam keluarga, dan mengajak masing-masing keluarga Kristen untuk memulihkan hubungan yang retak itu, menjadi saluran kasih Allah sehingga membawa pengharapan bagi dunia,” kata Pdt. Nikolas.
Dia menambahkan, dalam kondisi apa pun, Ia adalah Imanuel, yang artinya Aku bersama kamu. “Karena itu, penting bagi kita untuk terus bersekutu dengan Tuhan. Dalam keluarga yang tidak ideal atau kurang sempurna sekalipun, Tuhan mau hadir. Berita anugerah-Nya, Tuhan selalu hadir dalam keluarga yang hina dan berdosa. Allah meng-anugerahkan keselamatan atas dosa-dosa kita. Tuhan memulihkan setiap keluarga Kristen yang bersandar pada-Nya,” tandas Pdt. Nikolas.
Tak lupa, Pdt. Nikolas menyatakan apresiasinya pada warga Gereja KIBAID Jemaat Kupang yang terus sehati dan satu tujuan sebagai keluarga Allah dalam pelayanan, sehingga Gereja KIBAID Jemaat Kupang tetap survive sampai saat ini. Selamat ulang tahun kedelapan, selamat Natal dan menyongsong tahun baru, Tuhan tetap memberkati kita,” pungkasnya.
Sementara Pdt. Esra Tandirerung, S.Th., selaku Gembala Gereja KIBAID Jemaat Kupang, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua tamu undangan, semoga suka cita Natal membawa kebahagiaan bagi kita semua. “Mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan, dan terima kasih atas dukungan bapak/ibu kepada Gereja KIBAID Jemaat Kupang. Selamat Natal,” kata Pdt. Esra. (robert kadang)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

