So’E, RakyatNTT.ID Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Johni Asadoma, M.Hum, secara resmi membuka Konven II Kaum Bapak Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) yang berlangsung di Gereja GMIT Oenali, Klasis So’E Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Selasa (11/11/2025).

Kegiatan rohani ini dihadiri oleh perwakilan Kaum Bapak dari 40 klasis dari total 57 klasis GMIT yang tersebar di seluruh NTT.

Perkuat Iman dan Kesejahteraan Keluarga

Dalam sambutannya, Wagub Johni Asadoma menegaskan bahwa Konven II Kaum Bapak GMIT merupakan momentum penting untuk memperkuat semangat pelayanan dan membangun keluarga yang sehat secara iman, fisik, ekonomi, dan intelektual.

Iklan

“Kaum Bapak memiliki peran penting dalam membina keluarga yang sehat dalam iman, ekonomi, dan kehidupan sosial. Dari Bapa yang kuat lahir keluarga yang tangguh,” ujar Johni Asadoma.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat iman dan solidaritas antarjemaat di tengah tantangan sosial dan ekonomi masyarakat.

Ajak Kaum Bapak Dukung Penurunan Stunting di NTT

Dalam kesempatan tersebut, Johni Asadoma mengajak seluruh Kaum Bapak GMIT untuk berperan aktif dalam mendukung program penurunan angka stunting di NTT, yang saat ini masih mencapai 37%, termasuk di wilayah TTS.

“Mari kita bersama menurunkan angka stunting di NTT. Ini tanggung jawab kita sebagai orang tua dan sebagai bagian dari gereja. Pastikan anak-anak mendapat gizi dan layanan kesehatan yang baik,” tegasnya.

Johni menekankan pentingnya peran ayah dalam memastikan anak tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Kaum Bapak GMIT harus jadi pelopor perubahan — memberi makan bergizi, mendidik dengan kasih, dan menjadi teladan dalam keluarga,” tambahnya.

Rangkaian Kegiatan Konven II Kaum Bapak GMIT

Kegiatan Konven II Kaum Bapak GMIT berlangsung selama lima hari, dari 10 hingga 14 November 2025, dengan rangkaian acara seperti ibadah Kebangunan Rohani (KKR), diskusi dan seminar pelayanan dan pawai budaya dan pertunjukan kesenian daerah NTT.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Konven II, Eduard Markus Lioe, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang menjadi wadah memperkuat manajemen pelayanan Kaum Bapak GMIT.

“Konven ini menjadi ruang sinergi agar Kaum Bapak dapat berperan aktif mendukung pembangunan gereja, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.

Beberapa topik penting yang dibahas dalam konven kali ini meliputi:

  • Manajemen pelayanan dan jabatan organisasi Kaum Bapa
  • Penataan bidang oikumenia dan sosial kemasyarakatan
  • Partisipasi Kaum Bapa dalam bidang politik dan pembangunan daerah

Peresmian Lapangan dan Dukungan Pemerintah

Pada akhir kegiatan, Wakil Gubernur Johni Asadoma meresmikan Lapangan Amtetus GMIT Oenali melalui penandatanganan prasasti.

Ia juga menyerahkan satu unit traktor roda dua dan pompa air kepada Kaum Bapak Sinode GMIT sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pemberdayaan ekonomi jemaat.

Selain itu, Wagu turut melakukan panen bersama Program Pangan Lestari di Desa Oenali, Kecamatan Amanuban Barat, yang dikelola oleh warga jemaat Immanuel Oenali, Yonri Sabuna.

Program ini memanfaatkan 6 sumur gali dan 1 sumur bor untuk pertanian berkelanjutan di musim kemarau, menghasilkan cabai, sawi, timun, dan selada, dengan produktivitas mencapai 1 ton dalam enam bulan. (rnc26)