Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara itu, ekuitas naik menjadi Rp10,93 triliun, mencerminkan struktur permodalan yang kuat dan sehat, didukung pertumbuhan aset kontrak asuransi, reasuransi, serta hasil investasi yang stabil sepanjang tahun.
“Sepanjang 2025 kami menjalankan transisi standar akuntansi baru sambil memperkuat basis operasional dan portofolio investasi. Kami berharap Tugu Insurance dapat terus menjaga laba dan rasio keuangan yang sehat di tengah gejolak industri maupun faktor geopolitik,” ujar Fitri Azwar, Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance.
Ia menambahkan, penerapan PSAK 117 tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap ketentuan OJK, tetapi juga memperkuat komitmen Tugu Insurance terhadap praktik pelaporan keuangan transparan dan sesuai standar global.
“Kami fokus menjaga transparansi dan keandalan laporan keuangan, sambil terus mengoptimalkan efisiensi operasional dan manajemen risiko,” imbuh Fitri.
Dengan fundamental bisnis yang kokoh dan pengelolaan risiko yang konsisten, Tugu Insurance optimistis menutup 2025 dengan pertumbuhan positif, memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi shareholders dan stakeholders, serta kontribusi yang lebih besar terhadap industri asuransi nasional. (*/rnc)
