Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Bidang urologi perlu dikembangkan bersama. Kami di Siloam Kupang ingin menjadi wadah untuk membangun layanan kesehatan urologi dari daerah, lewat edukasi dan praktik klinis yang terarah,” ujarnya.
Menurut dr. Eric, kegiatan seperti Simposium Lentera Urologi menjadi kunci untuk memperluas jaringan profesional medis.
“Kami sudah membangun koordinasi, mulai dari Timor, Sumba, hingga Flores Timur. Dengan adanya program spesialis urologi ini, kami berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas tenaga medis lokal,” tambahnya.
Jumlah Dokter Urologi NTT Terus Bertambah
Hingga saat ini, tercatat ada delapan dokter spesialis urologi yang aktif di Nusa Tenggara Timur.
Melalui kegiatan seperti Simposium Lentera Urologi II, Siloam Hospital Kupang turut mendorong munculnya lebih banyak tenaga spesialis baru di bidang urologi.
“Sudah ada beberapa dokter yang sedang menempuh pendidikan spesialis urologi. Prinsip kami adalah kolaborasi. Kalau ada kasus sulit, kita tangani bersama, tidak ada istilah rujuk keluar,” tegas dr. Eric Hutauruk.
Lentera Urologi II: Sinergi Rumah Sakit dan Tenaga Medis Daerah
Simposium dan Workshop Lentera Urologi II menjadi bagian dari upaya Siloam Hospitals Group untuk menghadirkan pendidikan medis berkelanjutan (Continuing Medical Education/CME) di daerah-daerah Indonesia Timur.
