Selain dukungan akademik, Rektorat Undana juga memberikan fasilitas penuh berupa bantuan administrasi, biaya transportasi, pendaftaran, dan kebutuhan logistik mahasiswa selama kompetisi berlangsung.

Raih Posisi ke-2 dan ke-5 serta Penghargaan Tim Terkompak

Kerja keras para mahasiswa membuahkan hasil manis. Dua dari empat delegasi Undana berhasil meraih posisi ke-2 dan ke-5 dalam kategori Farmasi Kesehatan Masyarakat dan Farmasi Sosial/Komunitas.

Tak hanya itu, tim kolaborasi Undana juga dinobatkan sebagai “Tim Kolaborasi Terkompak” di antara seluruh peserta nasional, mengungguli puluhan tim dari perguruan tinggi lain.

Iklan

“Prestasi ini membuktikan bahwa Prodi Farmasi Undana mampu bersaing di tingkat nasional, meskipun masih tergolong program studi baru,” ujar Dr. Magdarita Riwu, Ketua Prodi Farmasi Undana.

Dampak Positif dan Langkah Lanjutan

Keberhasilan ini menjadi catatan penting bagi penguatan akreditasi Prodi Farmasi Undana, terutama pada aspek mahasiswa berprestasi, dukungan institusi, dan reputasi akademik.

Sebagai tindak lanjut, pihak prodi akan menyusun modul pembinaan internal OFI berisi kumpulan soal dan pembahasan untuk memperkuat pembinaan mahasiswa. Evaluasi metode pembelajaran juga akan dilakukan agar kurikulum selaras dengan standar kompetensi nasional yang diujikan dalam OFI.