Ende, RakyatNTT.ID Drama adu penalti Kembali tersaji di babak 16 besar Piala Gubernur Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV 2025 di Stadion Marilonga, Rabu (26/11/2025). Persekota Koepang akhirnya lolos ke perempatfinal usai menang adu penalty melawan Persamba Manggarai Barat dengan skor 4-3.

Kedua tim bermain sengit sepanjang Waktu normal 90 menit namun tidak tercipt gol. Baru pada babak pertama extra time terjadi gol. Persamba unggul terlebih dahulu pada menit ke-101. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Pada menit ke-107, Persekota mencetak gol melalui kaki Arki Tanesib. Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak extra time selesai.

Saat adu penalty, dua eksekutor Persamba gagal menjalankan tugasnya. Sementara di kubu Persekota, hanya satu yang gagal. Lainnya sukses mengecoh keeper Persamba. Skor 4-3 menjadi penutup laga sekaligus memberikan tiket perempatfinal kepada Persekota Koepang.

Iklan

Pertandingan Sengit Sejak Menit Awal

Laga ini sejak awal berlangsung sengit. Persamba Manggarai Barat yang cukup superior di fase grup lebih dahulu berinisiatif melakukan serangan ke area pertahanan Persekota Koepang. Pada menit ke-4 terjadi kemelut di gawang Persekota yang dikawal Standford Raga Lomi. Owentianus Nouvic mengeksekusi bola dengan tendangan keras, namun masih bisa ditepis Stanford. Gawang Persekota pun selamat.

Namun Persamba masih terus mengurung pertahanan Persekota. Di menit ke-6 Persamba kembali mengancam. Sebuah tendangan keras ke arah gawang masih bisa ditepis Standford.

Selepas itu, adu serangan pun terjadi. Di menit ke-8, Persekota mendapat momentum menyerang. Namun bola yang sudah masuk ke area penalti masih bisa dihalau bek Persamba.

Persamba berbalik menyerang Persekota di menit ke-11. Namun terjadi pelanggaran dan menghasilkan free kick. Bola yang mengarah langsung ke gawang masih bisa diamankan Standford. Persekota nyaris membobol gawang Persamba di menit ke-23, sayangnya heading Alsan Sanda masih melebar tipis dari gawang Persamba.

Kemelut silih berganti terjadi di kotak penalti Persamba maupun Persekota, namun hingga wasit Steven Betakore meniup peluit tanda selesainya babak pertama belum juga tercipta gol.

Babak Kedua: Persekota Lebih Dominan

Usai turun minum, Persekota mulai tampak mengendalikan lini tengah. Beberapa kali Juned maupun Alsan mengirimkan umpan-umpan berbahaya ke kotak penalti Persamba. Pada menit ke-49, terjadi free kick di dekat gawang Persamba, namun sepakan Agung Mone Ke masih sedikit melebar di sisi kanan gawang Persamba.

Sebuah kemelut terjadi di depan gawang Persekota pada menit ke-51, namun bola sepakan Angga Asnandi masih melebar di sisi kiri gawang Standford. Permainan kian keras. Beberapa kali wasit mengeluarkan kartu kuning.

Persekota yang tak mau pulang lebih cepat terlihat terus menggempur pertahanan Persamba. Di menit ke-65, Persekota mendapat peluang emas, sayangnya kokohnya barisan pertahanan Persamba membuat Persekota sulit mencetak gol.

Hingga babak kedua selesai, Persamba dan Persekota tak berhasil menciptakan gol. Pertarungan dilanjutkan ke babak extra time 2×15 menit.

Extra Time: Serangan Membuahkan Hasil

Memasuki babak pertama extra time, Persamba mengurung pertahanan Persekota. Pada menit ke-100, Persamba Manggarai Barat nyaris mencetak gol melalui free kick. Sayangnya bola masih berada tipis di atas mistar gawang. Namun, petaka menimpa Persekota di menit ke-101. Berawal dari sepak pojok, bola yang jatuh di area kotak penalti menjadi rebutan. Owen Nouvic yang berdiri bebas tanpa kawalan memanfaatkan bola liar dengan sepakan keras kaki kiri yang tak bisa dibendung.

Persamba pun memimpin dengan skor 1-0. Selepas gol tersebut, Persekota terlihat lebih agresif. Agresifitas Alsan Sanda dkk ternyata membuahkan hasil. Di menit ke-107, Arki Tanesib sukses menjebol gawang Persamba usai menerima assist cantik Alsan Sanda. Skor pun berubah jadi 1-1.

Beberapa kali terjadi kemelut di akhir-akhir babak kedua extra time. Namun belum berbuah gol. Kedua tim akhirnya menyelesaikan extra time dengan skor 1-1.

Drama Adu Penalti: Persamba Langsung Gagal di Awal

Persamba Manggarai Barat menjadi penendang pertama. Owen Nouvic, si pencetak gol Persamba menjadi algojo pertama Laskar Komodo. Sayangnya sepakan kerasnya membentur tiang gawang. Persamba gagal.

Penendang pertama Persekota, Paulus Hayon sukses membawa Persekota unggul 1-0. Bola sepakan kerasnya menusuk ke sisi kanan gawang Persamba yang dikawal Agustinus Lado Lana.

Beruntung penendang kedua Persamba, Arjuna Tri Wahyudi menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah bola sepakannya tak bisa dibendung Standford. Peluang bagi Persamba kian terbuka tatkala Agung Mone Ke sebagai penendang kedua Persekota gagal menjebol gawang Persamba. Bola sepakannya bisa dibendung Agustinus Lado Lana. Skor tetap sama 1-1.

Sayangnya, penendang ketiga Persamba, Rehan Putra gagal menambah skor bagi Persamba karena bola sepakannya melambung tinggi dan hanya membentur mistar gawang. Alsan Sanda kemudian membawa Persekota unggul 2-1. Sepakan Alsan terbaca oleh keeper Persamba, namun bola yang sangat deras gagal dibendung.

Persamba kemudian menyamakan skor menjadi 2-2 lewat eksekutor keempatnya, Wilibrodus Nono. Namun Oskar Ghale kembali membawa Persekota unggul dengan skor 3-2. Lalu disamakan lagi oleh penendang kelima Persamba Muhammad Indra Tsunami menjadi 3-3.

Persekota Koepang menutup laga melalui kaki Daniel Baok yang dengan dingin mengecoh keeper Persamba. Skor akhir 4-3. Persekota lolos ke perempatfinal. Laskar Sonbai akhirnya bisa mengulang prestasi ETMC XXXI Lembata. Saat itu Persekota sukses menjejaki perempatfinal sebelum takluk di kaki Perserond Rote Ndao.

Setelah dalam dua edisi ETMC, yakni ETMC XXXII Rote Ndao dan ETMC XXXIII Kota Kupang, Persekota mentok di 16 besar, kini bisa melangkah lebih jauh.

Di babak perempatfinal, Persekota Koepang akan menantang Persada Sumba Barat Daya yang dalam laga sebelumnya berhasil menyingkirkan Laskar 1000 Moko, Persap Alor, juga melalui drama adu penalti. Persada menang 4-2 atas Persap Alor. (rnc)