“Semuanya pemain lokal. Karena kami anggap dalam wilayah NTT itu local. Dari luar NTT tidak ada. Semua lokal, khususnya Lamaholot,” ujar Hengky.

Ia juga menegaskan telah mempersiapkan timnya dengan baik, termasuk Menyusun taktik dan strategi terbaik untuk menghadapi lawan-lawan di ETMC. Soal skema, ia mengatakan tergantung siapa lawan yang akan dihadapi nanti.

Walau dengan 100 persen pemain local, Hengky percaya diri bisa tampil maksimal di turnamen ini. Ia pun menargetkan bisa kembali menjejaki semifinal seperti ETMC edisi sebelumnya.

Menghadapi lawan-lawan di Grup B, Hengky mengatakan Perseftim selalu siap. Menurutnya, selain adu taktik, kekuatan mental menjadi factor penentu. Di grup neraka ini kekuatan mental diuji. “Kekuatan sama semua, tergantung mental, siapa lebih kuat saat bertanding dia menang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Manggarai, Lambertus Paput mengungkapkan, Persim Manggarai telah melakukan latihan intensif sebelum datang ke Ende dan membawa talenta-talenta terbaik dari berbagai kecamatan di Manggarai.

Berbekal para pemain muda hasil seleksi tersebut, ia yakin Persim bakal melangkah lebih jauh. “Banyak talenta muda yang kami bawa untuk bertanding di level provinsi dan kami yakin akan bisa bersaing dengan tim mana pun,” ungkapnya. (rnc)