Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT), Florida Taty Satyawati, mengundang sejumlah ketua ikatan keluarga besar (IKB) dan organisasi berbasis daerah asal NTT untuk berkumpul di Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu (22/11/2025) malam.
Dalam pertemuan tersebut, Florida—yang akrab disapa Taty—menekankan empat hal utama terkait peran diaspora.
1. Diaspora Harus Bangga dan Menjadi Duta Budaya NTT
Taty menegaskan bahwa seluruh masyarakat NTT patut bangga dengan identitasnya. Di perantauan, terutama di Jabodetabek, diaspora harus menjadi duta budaya yang ramah dan menjaga nama baik daerah.
“Kita semua mesti berbangga terlahir sebagai anak NTT. Di tanah orang, kita harus menjadi tamu dan teman yang baik,” ujar Taty.
2. Diaspora Didorong Dukung Program OVOP
Peran kedua yang disampaikan Taty adalah pentingnya membangun kerja sama dengan Pemprov NTT, terutama dalam percepatan program One Village One Product (OVOP). Pemprov NTT, melalui Badan Penghubung, tengah menyiapkan pusat kuliner, Dapur NTT, NTT Mart, dan kantor cabang Bank NTT di Jakarta sebagai fasilitas pendukung.
3. Diaspora Diminta Perhatikan Kampung Halaman
Taty juga mengajak diaspora untuk peduli dan berkontribusi bagi kampung halaman hingga tingkat desa. Dukungan tersebut meliputi sektor pendidikan, pertanian, pariwisata, hingga pemberdayaan masyarakat.
4. Peluncuran Tagar #BetaNTT
Poin keempat adalah peluncuran tagar #BetaNTT sebagai simbol penyatuan hati dan komitmen kolektif untuk membangun NTT. Menurut Taty, pembangunan NTT adalah tanggung jawab bersama seluruh anak Flobamora di mana pun berada.
Temu Diaspora NTT pada 12–14 Desember 2025
Usai berdialog dengan perwakilan diaspora di Jabodetabek, Taty langsung menggelar pertemuan virtual dengan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Minggu (23/11/2025) malam. Gubernur Melki menyambut baik rencana temu diaspora yang akan digelar di Kupang pada 12–14 Desember 2025.
“Kita perkuat kolaborasi. Temu diaspora digelar secara hybrid,” tegas Melki. Ia berharap setiap perwakilan diaspora menyiapkan poin pemikiran sebelum bertolak ke Kupang.
Melki menambahkan bahwa sinergi diaspora harus diwujudkan dalam aksi nyata. Salah satu masalah yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi adalah terkait data kependudukan, yang akan segera ditangani.
Dukungan Penuh dari Dinas dan Lembaga Terkait
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) NTT, Viktor Manek, meminta diaspora turut memetakan persoalan masyarakat NTT di perantauan dan berkontribusi bagi desa melalui skema OVOP.
Sementara itu, Kepala Bapperinda NTT, Alfonsus Theodorus, memastikan kesiapan timnya dalam menyukseskan temu diaspora. “Tim kecil inti segera kami bentuk dengan melibatkan Badan Penghubung,” ujarnya.
Forum Wartawan NTT Sedunia: Narasi Positif Harus Diperkuat
Administrator Forum Wartawan NTT Sedunia, Agustinus Tetiro, menyambut baik rencana temu diaspora dan peluncuran tagar #BetaNTT. Menurutnya, narasi positif tentang NTT perlu terus digaungkan.
“Potensi SDM NTT mesti di-satu-semangat-kan untuk membangun cerita-cerita baik tentang NTT ke mata dunia,” jelas Gusti.
Ia menegaskan bahwa rasa memiliki (sense of belonging) adalah fondasi utama untuk membangun kontribusi nyata bagi NTT. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

