Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menekankan bahwa KDMP merupakan bagian dari program strategis nasional yang dirancang sebagai wadah ekonomi produktif berbasis masyarakat desa, dengan tujuan memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pendidikan dan pelatihan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kapasitas usaha koperasi,” jelas Jhoni.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini didanai melalui daftar isian pelaksanaan anggaran dekonsentrasi Kementerian Koperasi dan UKM RI Tahun 2025.
Melalui peningkatan kapasitas pengurus, KDMP diharapkan dapat menjadi koperasi yang mandiri, transparan, akuntabel, dan efektif dalam melayani anggota serta mendorong perekonomian desa.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi momentum strategis untuk membekali para pengurus agar lebih kompeten dan berdaya saing dalam mengelola usaha, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat,” tambahnya.
Para peserta dibekali materi manajemen, tata kelola, keuangan, hingga administrasi koperasi. Narasumber pada kegiatan ini adalah akademisi Universitas Nusa Lontar, Meysias F. P. Dama, SE, MM, serta Ketua Kopdit Sehati Ba’a, Martinus Bau Ikun, A.Md.
