Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Anakan yang kita tanam hari ini adalah investasi jangka panjang. Di Sabu, musim kemarau panjang, sehingga program ini kita mulai saat musim hujan agar tanaman memiliki cukup air,” jelasnya.
Selain penghijauan, pendidikan lingkungan juga diwujudkan melalui praktik seperti pembentukan bank sampah, kampanye anti-plastik sekali pakai, hingga edukasi penghematan energi. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki keterampilan hidup berkelanjutan.
Kisah Sukses dan Bukti Manfaat Nyata
Untuk memotivasi peserta, Wabup Thobias membagikan pengalamannya selama menjadi Penjabat Bupati. Ia menyebut pohon-pohon yang ditanam di area Kantor Bupati (kini RSUD) dan rumah jabatan masih tumbuh subur dan bahkan bermanfaat dalam proses rehabilitasi bangunan.
“Menanam pohon memiliki dampak luar biasa. Selain menyejukkan, beberapa pohon bernilai ekonomis. Karena itu, mari kita mulai menanam, apalagi sekarang sudah musim hujan,” ajaknya.
Aksi Nyata dan Komitmen Bersama untuk Lingkungan Lestari
Usai membuka kegiatan, Wabup Thobias meninjau langsung praktik pembuatan pupuk bokashi dan penanaman anakan pohon jambu lang oleh siswa SDN 5 Sabu Barat. Aksi ini menjadi simbol komitmen bersama dalam melestarikan lingkungan.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

