Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Yogyakarta, RakyatNTT.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Universitas Nusa Cendana (Undana).
Tim mahasiswa semester satu ini sukses meraih Juara Harapan III dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Tim terdiri dari Edmundo Christian Gerald Klau, Maria Laora Ina Naer Awar, dan Ayu Melati Tulle. Mereka bersaing ketat dengan 158 tim lain dari berbagai universitas ternama di Indonesia sebelum akhirnya masuk 10 besar finalis nasional dan mempresentasikan karya ilmiah mereka langsung di hadapan dewan juri di kampus UGM.
Karya Inovatif dari Lahan Kering NTT
Karya tulis ilmiah yang mengantarkan tim Undana ke podium juara berjudul:
“Strategi Manajemen Produksi Sapi di Lahan Kering NTT untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional.”
Menurut Edmundo Klau, selaku ketua tim, topik ini dipilih karena potensi peternakan sapi di NTT sangat besar namun belum tergarap optimal.
“NTT punya lahan dan potensi besar untuk pengembangan sapi, tapi produktivitasnya masih rendah. Kami ingin menawarkan strategi yang tepat untuk kondisi lokal agar produksi meningkat,” jelas Edmundo.
Model yang mereka rancang menekankan kolaborasi empat pilar — peternak sebagai pelaksana, inseminator sebagai penerap teknologi, penyuluh dan tenaga teknis sebagai penghubung inovasi, serta pemerintah daerah sebagai pembuat kebijakan dan penyedia infrastruktur pendukung.
Tantangan Waktu dan Semangat Kolaborasi
Keberhasilan ini semakin berkesan karena dicapai di tengah tantangan waktu yang padat.
Menurut Ayu Melati Tulle, proses penyusunan karya dilakukan hanya dalam tiga minggu, bertepatan dengan masa Ujian Tengah Semester (UTS).
“Kami sering berpindah tempat diskusi agar tidak mengganggu perkuliahan. Kadang di ruang dosen, kadang di luar. Tapi semangat tim tidak pernah padam,” ungkap Ayu.
Peran Dosen Pembimbing dan Dukungan Akademik
Keberhasilan tim mahasiswa Peternakan Undana ini tak lepas dari bimbingan dosen pendamping Ronny Markus Jami Riwu, S.Pt., M.Si.
Ia tidak hanya memberikan arahan teknis dalam penyusunan karya, tetapi juga membangun mental juara dalam diri mahasiswa.
“Saya ingin mahasiswa percaya bahwa kuliah di Peternakan itu punya peluang besar. Mereka bisa berprestasi, berkarya, dan membuktikan diri,” tegas Markus Jami Riwu.
Kontribusi untuk Ketahanan Pangan Nasional
Capaian ini menjadi bukti bahwa gagasan yang berakar dari potensi lokal dapat bersaing di panggung nasional.
Karya mahasiswa Undana ini sekaligus menjadi wujud kontribusi nyata dunia akademik terhadap penguatan produktivitas sapi di wilayah kering NTT serta upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Dengan prestasi ini, Universitas Nusa Cendana kian menunjukkan komitmennya mencetak generasi muda yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global. (*/rnc)
