“Di Australia hampir nol tunggakan kasus. Di Indonesia, walaupun makin menurun, tunggakan perkaranya masih tinggi. Ini merefleksikan rendahnya kepercayaan publik kepada dunia peradilan kita,” katanya.

KY Belum Penuhi Ekspektasi Publik

Komisi Yudisial yang telah berdiri selama 20 tahun pun diakui Amzulian belum sepenuhnya mampu memenuhi harapan masyarakat.

“Kita harus jujur, sampai hari ini publik belum puas dengan kinerja Komisi Yudisial. Saat saya keliling ke kampus-kampus dan daerah, umumnya mereka masih agak kecewa,” ungkapnya.

Iklan

Meski demikian, ia menambahkan bahwa ketidakpuasan publik tidak hanya tertuju pada KY, melainkan juga pada berbagai lembaga negara yang saat ini sedang berada dalam fase transisi kepemimpinan nasional dan daerah.

“Sebetulnya bukan lembaga negara itu tidak memperbaiki dirinya, tetapi tuntutan publik juga meningkat. Jadi lembaga bekerja, tetapi ekspektasi publik juga naik,” pungkasnya. (*/rnc)