Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Hujan deras hari ini, Rabu (19/11/2025), mengguyur Kota Kupang. Lebat dan lama. Membuat sejumlah jalan di Kota Kupang, tergenang air. Salah satunya Jalan Pulau Indah, di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima. Karena kondisi jalan yang berlubang akibat sering dilalui truk tangki air yang melakukan pengisian di Depo “Airel”, membuat badan jalan kian berlubang dan rusak parah.
Ironisnya, Jalan Pulau Indah hampir setiap tahun diperbaiki dan menyedot APBD Provinsi NTT. Namun, terkesan ada pembiaran, manakala truk tangki air keluar-masuk melakukan pengisian. Tidak ada upaya menegur bahkan menutup usaha Depo “Airel” tersebut. Pasalnya, usaha itu menguntungkan segelintir orang, namun merusak akses jalan yang selalu dilewati masyarakat.
Pihak Kelurahan Oesapa Barat dan warga sekitar tempat usaha pengisian air itu, sangat mengeluhkan perilaku pengelola depo yang terkesan tidak mau tahu dengan kerusakan Jalan Pulau Indah. Andre Ang selaku pemilik usaha depo, sulit ditemui wartawan yang hendak mengonfirmasinya. “Kami sudah pernah pertemuan di Kantor Lurah, tapi hasil kesepakatan tidak digubris,” kata Lurah Oesapa Barat, Christian Chamdra kepada media belum lama ini.
Hal senada juga disampaikan Kepala TK Betlehem Osapa Barat, Merry Nggeong. Dia bahkan mengungkapkan, akibat kerusakan jalan tersebut, mengakibatkan kecelakaan lalulintas sering terjadi. “Kami minta perhatian pemerintah daerah. Sudah sering terjadi kecelakaan karena jalan berlubang dan tergenang air. Kami sangat khawatir akan lebih banyak orang yang celaka kalau jalan makin rusak. Truk tangki air keluar-masuk isi air, membuat jalan rusak parah,” beber Merry.
Mirisnya, lembaga DPRD NTT dan Walikota Kupang, Christian Widodo yang dikonfirmasi wartawan, hanya menyatakan keprihatinannya tanpa melakukan upaya penertiban usaha pengisian air yang merusak fasilitas umum, khususnya jalan raya yang banyak digunakan masyarakat. Bahkan, Satpol PP Kota Kupang yang berjanji akan turun ke lokasi Depo “Airel” di Jalan Pulau Indah, hingga berita ini dibuat, tidak turun ke lapangan. (rnc)
