Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Hal senada juga disampaikan Kepala TK Betlehem Osapa Barat, Merry Nggeong. Dia bahkan mengungkapkan, akibat kerusakan jalan tersebut, mengakibatkan kecelakaan lalulintas sering terjadi. “Kami minta perhatian pemerintah daerah. Sudah sering terjadi kecelakaan karena jalan berlubang dan tergenang air. Kami sangat khawatir akan lebih banyak orang yang celaka kalau jalan makin rusak. Truk tangki air keluar-masuk isi air, membuat jalan rusak parah,” beber Merry.
Mirisnya, lembaga DPRD NTT dan Walikota Kupang, Christian Widodo yang dikonfirmasi wartawan, hanya menyatakan keprihatinannya tanpa melakukan upaya penertiban usaha pengisian air yang merusak fasilitas umum, khususnya jalan raya yang banyak digunakan masyarakat. Bahkan, Satpol PP Kota Kupang yang berjanji akan turun ke lokasi Depo “Airel” di Jalan Pulau Indah, hingga berita ini dibuat, tidak turun ke lapangan. (rnc)
