Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dalam dua hari terakhir itu, tak kurang 10 orang akun yang menawarkan prostitusi online di Rote Ndao, dengan titik penjemputan yang berbeda-beda, yakni di Mokdale, Sanggoen, Toundao dan Letelangga.
Salah satu tokoh pemuda Rote Ndao, Marc Arnoldus, ketika dikonfirmasi, meminta agar Polres Rote Ndao segera menindak tegas praktik prostitusi online di Rote Ndao. Dengan demikian tidak merusak generasi muda ke depan.
“Supaya jangan jadi masalah di Rote Ndao, terutama generasi muda,” tutup Marc. (rnc)
