“Tadi saya sempat diskusi. Mereka mengeluh katanya bisnis jurnalisme lagi turun,” ujar Purbaya.

Menurutnya, melambatnya perekonomian Indonesia dalam beberapa waktu terakhir juga dipengaruhi oleh minimnya kritik dari media. Media, katanya, memiliki peran penting sebagai pengawas kebijakan publik.

“Saya bilang, ya itu karena Anda kemarin-kemarin nggak protes cukup banyak. Ekonomi jatuh Anda diam aja. Ke depan mesti kritik, kasih masukan biar kita nggak jatuh lagi ekonominya. Jadi ekonomi melambat, jurnalis juga berdosa,” kata Purbaya.

Media Dinilai Kurang Galak

Lebih jauh, Purbaya menilai beberapa media mainstream cenderung pasif dalam menjalankan fungsi kontrol sosial karena kurang memberikan kritik terhadap pemerintah.

“Saya lihat beberapa tahun ini jurnalisnya mingkem semuanya. Kurang galak, nggak pernah kasih kritik,” ujar Purbaya.

Ia berharap media kembali menghidupkan tradisi kritik yang sehat demi menjaga kualitas demokrasi dan mendorong perbaikan kebijakan pemerintahan. (*/rnc)