Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ende, RakyatNTT.ID – Tim tuan rumah Perse Ende harus menelan pil pahit lantaran takluk 1-2 dari Citra Bakti Ngada (CBN) dalam laga pembuka Piala Gubernur Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV di Stadion Marilonga, Minggu (9/11/2025) malam.
Tampil di hadapan ribuan pendukungnya, Perse Ende harus mengakui ketangguhan pasukan muda asal Ngada. Dengan hasil ini, Perse Ende dipaksa bekerja keras untuk lolos ke babak 16 besar. Pasalnya, di laga kedua nanti, Perse harus menantang musuh lamanya BMU Alor Pantar. Asal tahu saja, Perse Ende memiliki pengalaman pahit berhadapan dengan BMU Alor Pantar.
Pada ETMC XXXII di Rote Ndao tahun 2023 lalu, Perse Ende yang kala itu berstatus juara bertahan, harus angkat koper di babak 16 besar saat dihajar dua gol tanpa balas oleh BMU Alor Pantar.
Namun di ETMC XXXIII Kupang, Perse Ende berhasil membalas kekalahan tersebut saat kembali berhadapan dengan BMU Alor Pantar di babak penyisihan. Perse Ende kala itu menang dengan skor ketat 3-2.
Lalu di ETMC kali ini, apakah Laskar Kelimutu berhasil melewati hadangan BMU? Menarik ditunggu.
Review Laga Perse Ende vs CBN
Perse Ende memulai laga melawan CBN dengan baik. Menguasai lini tengah, membuat barisan pertahanan CBN bekerja ekstra keras. Sebaliknya CBN hanya mengandalkan serangan balik. Walau begitu, ada beberapa momen yang cukup membahayakan gawang Perse Ende.
Motor serangan yang dibangun sang creator lapangan tengah Perse, Adi Atep di awal babak pertama masih selalu kandas di barisan pertahanan CBN. Di menit ‘8, CBN nyaris membobol gawang Perse Ende. Sepakan Andreas Wika masih membentur mistar gawang.
Kemelut Kembali terjadi di menit ‘9 yang berawal dari sepak pojok Andreas. Bola yang mengarah ke area gawang disambut sepakan first time Yulius Djawa. Kiper Perse Ende, Melkior Doni sudah tak dalam posisi ideal. Beruntung bola masih membentur kaki salah satu pemain bertahan Perse. Gawang Perse pun selamat.
Perse Ende sempat mengancam gawang CBN pada menit ’10 melalui Adriyan Rauf, namun solidnya barisan pertahanan CBN membuat Perse sulit bergerak di area kotak penalti.
Baru di menit ’24, Perse Ende berhasil membobol gawang CBN. Bermula dari umpan terobosan kapten Perse Ende, Adi Atep, langsung mengarah ke area pertahanan CBN. Bola disambut Jainal Muhammad lalu mengecoh barisan pertahanan CBN dan mengarahkan bola ke sudut kanan gawang CBN. Perse leading 1-0 atas CBN.
Namun Perse Ende gagal mempertahankan keunggulan hingga babak pertama berakhir. Di menit ’44, petaka datang. CBN sukses menyamakan skor menjadi 1-1.
Berawal dari tendangan bebas Ronaldus Sawa yang mengarah ke kotak penalti Perse Ende. Bola disambut Michael Sandi di mulut gawang, kemudian sepakan kaki kanannya mengecoh Melkior Doni. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Adi Atep dkk mencoba membangun serangan dari sisi sayap. Namun selalu membentur tembok pertahanan kokoh yang dibangun CBN. Asyik menyerang justru gawang Perse malah jebol di menit ’82. Assist Yoseph Upe kepada Yohanes Dake yang merangsek masuk ke area kotak penalti tak sia-sia. Yohanes berhasil mengecoh bek dan kiper Perse, lalu bola pun bersarang di sisi kiri gawang Melkior. CBN berbalik unggul 2-1.
Perse Ende sempat memiliki peluang emas di menit ’87, namun sepakan Adi Atep masih membentur tiang gawang. Perse pun gagal menyamakan kedudukan. Perse kembali mendapat peluang emas pada menit ’90+7. Wasit Abdul Syukur Ramadhan menunjuk titik putih usai melihat ada handsball di kotak penalti. Sayangnya sepakan Adi Atep berhasil ditepis kiper CBN.
Dengan hasil ini, CBN mempimpin klasemen sementara Grup A dengan 3 poin. Sementara Perse berada di dasar klasemen dengan 0 poin. Dua tim Grup A lainnya, Sergio FC vs BMU Alor Pantar baru berlaga pada Rabu (12/11/2025) sore.
Head Coach CBN, Osmar Rewo usai pertandingan mengaku bersyukur karena anak asuhnya berhasil mengalahkan tuan rumah Perse Ende di laga perdana Grup A.
Namun ia mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Perse Ende di masa injury time. “Saya kecewa karena wasit meniup ada pelanggaran, tapi dia sendiri tidak tahu pemain mana yang buat pelanggaran, ini perlu dievaluasi,” kata Osmar. (rnc16)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

