“Program CORRECT dijalankan untuk membangun ketangguhan masyarakat melalui pengurangan risiko bencana, pertanian cerdas iklim, kelompok simpan pinjam SILC, serta peningkatan kapasitas menghadapi perubahan iklim,” ungkapnya.

Capaian Penting Program CORRECT

Beberapa hasil nyata yang telah dicapai antara lain:

  • Pembentukan 5 Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kabupaten Kupang, menambah total 35 KSB di NTT sejak 2020
  • Pembentukan kelompok simpan pinjam keluarga (SILC) dengan total simpanan Rp44,8 juta
  • Pelatihan Psychological First Aid (PFA) untuk 137 peserta
  • Peningkatan hasil panen melalui demo plot pertanian cerdas iklim, yakni padi naik 23%, ubi ungu naik lebih dari 100%, jagung naik 1.500 kg dan kacang hijau naik 400 kg
  • Pembentukan dua kelompok pemasaran produk jahe instan
  • Pelaksanaan rencana aksi PRB seperti tanggul banjir, reservoir, dan integrasi PRB di Musdus hingga Musrenbangdes
  • Pelatihan HHDM untuk 107 peserta
  • Integrasi Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) di tiga desa di Fatuleu Barat

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur CIS Timor Haris Oematan, Program Manager PAR-4 CORRECT Helmi Hamid, Ketua FRB Kabupaten Kupang Elfrids Saneh, serta Kadis Nakertrans Kabupaten Kupang Adriel Abineno. (*/rnc)

Iklan