Ende, RakyatNTT.ID Big match pertama di babak 16 besar Piala Gubernur Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV tersaji Senin (24/11/2025) malam ini di Stadion Marilonga antara PSN Ngada vs Perss So’E.

PSN Ngada sebelumnya menjadi juara Grup B dengan poin sempurna, 9. Sementara Perss SoE menjadi juara runner up Grup E dengan 5 poin di bawah Persap Alor yang juga memiliki poin sama. Untuk urusan produktifitas gol, PSN Ngada tak tertandingi.

Dari tiga laga di babak penyisihan, PSN Ngada total mencetak 6 gol. Laskar Jaramasi hanya kebobolan 1 gol. Sedangkan Perss SoE lumayan buruk dalam penyelesaian akhir. Pasalnya, dari tiga laga, Laskar Cendana Wangi hanya mencetak 1 gol. Sebaliknya kebobolan 1 gol.

Iklan

Walau secara statistic, PSN Ngada unggul jauh, namun keduanya sama-sama belum pernah kalah di tiga laga sebelumnya. Keduanya juga sama-sama baru kebobolan 1 gol. Artinya, untuk urusan pertahanan, baik PSN maupun Perss SoE, sama-sama solid.

Materi Pemain: PSN Ngada Unggul Produktivitas, Perss SoE Maksimalkan Amunisi Baru

PSN Ngada menatap babak 16 besar penuh optimisme. Pasalnya, anak asuh Coach Kletus Ghabe sudah teruji kualitas maupun mentalitasnya di fase grup. Sebanyak 6 gol yang dicetak membuktikan ketajaman Laskar Jaramasi. Apalagi, gol-gol itu tak hanya dicetak para striker, tapi juga winger bahkan bek.

Ini berarti PSN Ngada selain punya materi pemain berkualitas, juga taktik jitu menciptakan peluang. Dari segi mentalitas, PSN sudah sangat teruji karena menghadapi lawan-lawan berat di Grup B yang disebut sebagai grup neraka. Grup ini berisi Persekota Koepang, Perseftim Flores Timur dan Persim Manggarai. Hasilnya ketiga tim elit ETMC ini disikat PSN Ngada. Sebanyak 6 gol PSN dibagi rata untuk ketiga tim.

Di babak penyisihan, serangan PSN Ngada datang dari sang kapten Heron Ago sebagai creator lapangan tengah. Selain itu, ada Us Bhara, Gerry Michael dan Edo Muga yang cukup kreatif membuka ruang untuk menyerang pertahanan lawan.

Di kubu Perss SoE, Coach Zet Adoe dan Laskar Cendana Wangi datang dengan semangat ingin mengulang sejarah 25 tahun lalu. Membawa materi pemain yang berpengalaman ditambah beberapa pemain luar NTT, Perss SoE ingin memberi warna baru di ETMC Ende. Salah satu pemain kunci adalah Cesar Making, eks punggawa Persebata Lembata yang pernah menumbangkan Perse Ende di ETMC Kupang.

Beberapa pemain yang dibawa dari luar NTT, yakni Sadam Afriansyah dari PSS Sleman, Lazarus Sinim dari Persimer Merauke dan Ivan Tristanto dari Persekam Malang. Lazarus, Ivan dan Muhamad Syukur menjadi andalan Perss SoE di lini depan. Selain itu, di barisan depan Laskar Cendana Wangi masih ada pemain pelapis yang juga berpengalaman di ETMC, yakni Angga Fafo dan Nayamudin Lama Uran.

Di lini tengah, Perss So’E mempunyai pemain andalan Ade Rahman Tosari ditambah pemain baru seperti Azhari Paokuma, Frederikus Cawor yang merupakan pemain asal Papua, Muhamad Jalil Usman dan Ibnu Karim serta Muhamad Ramadan. Di barisan pertahanan, Perss So’E akan mengandalkan Yoseph Mite Awa, Glen Ado Bala, Yudit Sabat, dan eks pemain Persebata Lembata, Cesar Making. Sedangkan untuk penjaga gawang, Perss So’E juga sangat mumpuni, karena telah mendatangkan Muhamad Rafli dari Perserond Rote Ndao dan Yohanis Fole Maku dari Persami Maumere yang juga kenyang pengalaman di ETMC.

Laga Hidup Mati: Menang atau Pulang Kampung

Di babak knock out ini kemenangan jadi Harga mati. Kalah berarti pulang kampung. Oleh karena itu, Head Coach PSN Ngada, Kletus Ghabe bertekad kembali meraih kemenangan di laga ini.

“Saya hormati tim lawan, Perss SoE. Mereka juga bisa masuk 16 besar berarti mereka juga bagus. Kami berharap pertandingan nanti berjalan luar biasa bisa menghibur semua yang menyaksikan. Namun saya berharap PSN menjadi tim yang menyelesaikan pertandingan sebagai pemenang,” ujar Kletus, Senin (24/11/2025) siang.

Ia juga menyatakan siap menurunkan formasi terbaik PSN Ngada. Ia mengakui tak ada perubahan besar di tubuh Laskar Jaramasi. Persiapan pun telah dilakukan dan optimis pasukannya akan bertempur dengan maksimal untuk meraih tiket 8 besar.

Terpisah, Head Coach Perss So’E, Zet Adoe menegaskan timnya takkan main-main di laga ini. Ia bertekad meraih kemenangan dengan menurunkan skuad terbaik. Pasalnya, Perss SoE datang ke Ende bukan sebagai pelengkap turnamen. “Kali ini Perss SoE akan tampil lebih baik,” ujarnya.

“Kami tau kekuatan lawan lebih berat tapi kami punya strategi dan taktik tersendiri untuk menghadapi mereka. Kami sudah siap,” tegas mantan pelatih Perserond Rote Ndao ini.

Punya Noda Sejarah yang Sama

PSN Ngada dan Perss SoE punya sejarah sama di turnamen ETMC. Sama-sama pernah terluka di babak 16 besar.

Di ETMC XXXI di Lembata tahun 2022, PSN Ngada takluk dari Persim Manggarai di babak 16 besar usai kalah adu penalti. Padahal, di babak penyisihan, PSN Ngada tampil sangat superior. Namun, takdir berkata lain. PSN harus pulang lebih cepat di babak 16 besar. Nasib yang sama juga terjadi di ETMC XXXIII Kota Kupang, PSN Ngada sebagai juara bertahan harus mengakui ketangguhan Perse Ende di babak 16 besar.

Nasib yang sama juga dialami Perss SoE. Di ETMC XXXI Lembata, Perss SoE yang tampil gemilang di babak penyisihan tak mampu menghadang laju PSKK Kota Kupang. Laskar Cendana Wangi saat itu takluk 1-3 di 16 besar.

Nasib buruk itu kembali menimpa Perss SoE satu tahun kemudian. Tepatnya di ETMC XXXII Rote Ndao. Setelah tampil meyakinkan dan menjadi juara grup, di babak 16 besar malah harus bertemu Bintang Timur Atambua. Perss SoE menyerah 0-2 dan merelakan BTA melaju hingga final.

Malam ini, PSN Ngada dan Perss SoE dipertemukan di Stadion Marilonga. Dalam sepak bola segala kemungkinan bisa terjadi. So, siapa yang lebih beruntung malam ini? Menarik ditunggu. (rnc)