Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Washington, RakyatNTT.ID — Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela meningkat tajam setelah Pentagon dilaporkan mengerahkan 16.000 personel militer ke wilayah Karibia yang berdekatan dengan Venezuela.
Langkah besar-besaran ini mencakup 10.000 prajurit Angkatan Darat dan 6.000 pelaut Angkatan Laut AS, sebagaimana diungkap oleh The Washington Post, yang menyoroti adanya rencana Washington untuk memperluas operasi militer regional.
Menurut laporan tersebut, pengerahan ini menjadi sinyal bahwa AS tengah menyiapkan operasi berskala besar di kawasan tersebut, di tengah tuduhan lama Washington terhadap Caracas terkait aktivitas “narko-teroris” dan penyelundupan narkoba lintas laut.
Kekuatan Armada AS di Karibia
The Washington Post melaporkan bahwa delapan kapal perang Angkatan Laut AS, satu kapal operasi khusus, dan kapal selam serang bertenaga nuklir sudah ditempatkan di perairan Karibia.
Selain itu, kapal induk USS Gerald R. Ford dijadwalkan tiba minggu depan, membawa tiga kapal pendukung tambahan dengan total lebih dari 4.000 personel militer di dalamnya.
AS juga telah menempatkan jet tempur siluman F-35 di pangkalan militer Puerto Riko, berdasarkan citra satelit yang diperoleh The Washington Post.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

