Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, NTT memiliki tiga sumber energi strategis yang menopang bauran energi nasional:
- Panas bumi (geothermal) — Flores telah ditetapkan sebagai Flores Geothermal Island.
- Biomassa — Timor ditetapkan sebagai Timor Biomass Island.
- Energi surya dan angin — Sumba dikenal sebagai Sumba Iconic Island.
“Diversifikasi energi adalah kunci. NTT punya sumber daya besar untuk mencapai target bauran energi 19–23 persen pada 2030. Swasembada energi berarti bisa pasok kebutuhan sendiri tanpa tergantung dari luar,” ujarnya.
Ia menambahkan, suplai energi dari NTT tidak hanya untuk kebutuhan lokal, tapi juga berpotensi mengalir ke wilayah Bali dan Jawa Timur.
Selain itu, program co-firing biomassa di PLTU Timor kini memanfaatkan tanaman lokal seperti lamtoro dan gamal sebagai pengganti batu bara. Dari potensi biomassa sekitar 20 ton per hari, NTT bisa memperoleh Rp2,8 miliar per bulan melalui perdagangan karbon (carbon trade).
Dr. Frits Fanggidae: EBT Dorong Daya Saing UMKM dan Ekonomi Daerah
Pakar ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Dr. Frits Fanggidae, menilai EBT berperan strategis dalam menurunkan biaya produksi dan meningkatkan daya saing UMKM.
“Energi dari EBT lebih murah. Kalau listrik murah, efisiensi naik, kapasitas produksi tumbuh, dan daya saing meningkat,” katanya.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

