Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Saat ini, lanjutnya, kegiatan yang sedang berjalan meliputi pengadaan dua sumur bor dari lima titik yang direncanakan. Selain itu, pembangunan dua bak air, kios koperasi, MCK, serta fasilitas budidaya sayur hidroponik. “Seluruh pekerjaan dikerjakan langsung oleh warga, sehingga menumbuhkan rasa memiliki terhadap setiap hasil pembangunan. Respon masyarakat sangat positif. Mereka bergotong royong dengan penuh semangat, menunjukkan bahwa keberhasilan program bukan hanya karena bantuan dari luar, tetapi juga karena partisipasi dan kesadaran dari dalam komunitas sendiri,” kata Vecky.
Di bulan Oktober ini, tambahnya, Yayasan Felix Maria Go akan memulai beberapa program pemberdayaan masyarakat. Seperti membantu pengurusan Akta Kelahiran, program siskamling, pengembangan UMKM, sekolah minggu, hingga kegiatan kreatif anak-anak (misalnya lomba mewarnai). “Program-program ini diharapkan dapat melengkapi pembangunan fisik dengan penguatan sumber daya manusia,” sebutnya seraya menambahkan, sebagai penanggung jawab lapangan, dia berkomitmen memastikan setiap tahapan berjalan lancar dan tepat sasaran. “Harapannya, Kampung Maumolo benar-benar bangkit kembali sebagai pusat produksi sayur yang membanggakan serta menjadi contoh nyata kekuatan gotong royong masyarakat,” pungkas Vecky Titi. (robert kadang)
