Kupang, RakyatNTT.ID — Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mencatat prestasi nasional. Kampus terbesar di NTT ini menerima piagam penghargaan dari LLDikti Wilayah XV atas kontribusinya dalam Program Gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan (GENTASKIN) 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LLDikti XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, S.T., M.Eng., kepada Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., dalam acara Rapat Kerja Pimpinan Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga se-NTT di Hotel Aston Kupang, Selasa (30/9/2025).

Undana Jadi Aktor Utama GENTASKIN

Program GENTASKIN merupakan gerakan kolaboratif penting untuk menekan angka stunting dan kemiskinan di Nusa Tenggara Timur. Undana diakui sebagai salah satu aktor utama dengan pendekatan berbasis riset, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Iklan

Prof. Amheka menegaskan bahwa kontribusi Undana tidak hanya akademik, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. “Undana telah berhasil menjadikan kampus sebagai pusat solusi, bukan sekadar ruang pembelajaran,” ujarnya.

Rektor: Sinergi Ilmu dan Kebutuhan Masyarakat

Rektor Undana menyambut penghargaan ini sebagai kepercayaan sekaligus tanggung jawab. Ia menegaskan komitmen Undana untuk terus memperkuat sinergi antara ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat, terutama terkait gizi dan pembangunan sosial.

“Undana tidak hanya unggul dalam akademik, tapi juga berperan nyata menjawab tantangan sosial di NTT,” ungkapnya.

Bukti Nyata Perguruan Tinggi untuk Rakyat

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Undana konsisten mendorong transformasi sosial di NTT. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian masyarakat, Undana memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi relevan, berdampak, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat NTT.

Capaian ini diharapkan semakin memotivasi sivitas akademika Undana untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata demi mewujudkan masyarakat NTT yang sehat, sejahtera, dan berdaya. (*/rnc)