Presiden menjelaskan, satu kampung nelayan dapat dihuni sekitar 2.000 kepala keluarga, atau sekitar 5.000 jiwa jika termasuk anggota keluarga.

“Kalau dikali 1.000 itu berarti 5 juta orang Indonesia bisa hidup layak. Kalau 600, berarti 3 juta rakyat Indonesia bisa sejahtera,” tambahnya.

Komitmen Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi

Kehadiran Presiden Prabowo di Kejaksaan Agung menegaskan komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi dan pemulihan aset negara.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap jajaran Kejaksaan Agung atas kerja keras mereka dalam menuntaskan kasus korupsi ekspor CPO yang merugikan negara hingga belasan triliun rupiah.

“Ini bukti bahwa negara hadir dan serius mengembalikan uang rakyat. Dengan kerja sama seluruh lembaga penegak hukum, saya yakin pemberantasan korupsi bisa kita menangkan,” tegasnya.

Penyerahan barang bukti tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola sumber daya alam yang transparan dan berintegritas, sekaligus menandai sinergi antara pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga kepentingan ekonomi nasional. (*/rnc)