Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT bersama Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua secara resmi melaksanakan ground breaking pembangunan Pembangkit Listrik Sewa Hybrid yang mengombinasikan PLTS 1.100 kWAC dan PLTD 2.000 kW.
Proyek strategis ini berlokasi di Desa Eilode, Kecamatan Sabu Tengah, dan menandai babak baru dalam percepatan elektrifikasi serta pemerataan energi di wilayah kepulauan NTT, khususnya Sabu Raijua.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan
Acara pemancangan tiang pertama dihadiri oleh General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, serta Sekretaris Daerah Sabu Raijua, Septenius M. Bule Logo, S.H., M.Hum, yang mewakili Bupati Krisman B. Riwu Kore. Turut hadir unsur Forkopimda, tokoh adat, masyarakat, dan rohaniawan.
Dalam sambutannya, Eko Sulistyono menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat, khususnya Suku Natie yang telah menghibahkan tanah seluas 52.000 meter persegi untuk pembangunan proyek ini.
“Pembangkit listrik hybrid ini memadukan PLTS yang beroperasi di siang hari dan PLTD yang mendukung pasokan listrik malam hari. Kami targetkan pembangkit ini sudah beroperasi penuh pada Januari 2026,” jelas Eko.
Langkah Strategis Menuju Elektrifikasi 100% di NTT
Eko menegaskan komitmen PLN untuk mencapai rasio elektrifikasi 100% di seluruh NTT pada 2028.
“Saat ini, rasio elektrifikasi sudah mencapai 96,44%. Kami berharap seluruh pihak ikut menjaga dan merawat aset kelistrikan ini. Kehadiran pembangkit ini adalah sejarah baru bagi Sabu Raijua setelah penantian panjang sejak 2014,” ujarnya.
Kepala Desa Eilode juga menyampaikan rasa bangga dan harapan agar proyek ini membuka lapangan kerja baru bagi pemuda lokal, serta meminta dukungan pemerintah daerah untuk perbaikan akses jalan menuju lokasi proyek.
Pemda Apresiasi PLN: Listrik adalah Simbol Kemajuan Daerah
Sekda Sabu Raijua, Septenius M. Bule Logo, membacakan sambutan Bupati Krisman B. Riwu Kore yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLN UIW NTT.
“Kehadiran listrik bukan sekadar penerangan, tetapi juga simbol kemajuan, penggerak ekonomi, dan peningkat kualitas hidup masyarakat,” ujar Septenius.
Ia juga mengapresiasi pemilik lahan yang telah rela menghibahkan tanahnya untuk pembangunan ini, menyebut kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan BUMN sebagai contoh nyata semangat gotong royong.
“Pembangunan energi adalah pondasi kemajuan daerah. Kami yakin keberadaan pembangkit ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik yang lebih baik, dan membuat anak-anak dapat belajar dengan nyaman di malam hari,” pungkasnya.
Energi Bersih untuk Masa Depan NTT
Pembangkit listrik hybrid di Desa Eilode ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, meningkatkan keandalan pasokan listrik, serta memperkuat jalur menuju target energi bersih nasional PLN 2060.
Dengan dukungan sinergis antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat, Sabu Raijua kini bersiap menuju era baru kemandirian energi dan kesejahteraan berkelanjutan. (*/rnc)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

