“Saat ini, rasio elektrifikasi sudah mencapai 96,44%. Kami berharap seluruh pihak ikut menjaga dan merawat aset kelistrikan ini. Kehadiran pembangkit ini adalah sejarah baru bagi Sabu Raijua setelah penantian panjang sejak 2014,” ujarnya.

Kepala Desa Eilode juga menyampaikan rasa bangga dan harapan agar proyek ini membuka lapangan kerja baru bagi pemuda lokal, serta meminta dukungan pemerintah daerah untuk perbaikan akses jalan menuju lokasi proyek.

Pemda Apresiasi PLN: Listrik adalah Simbol Kemajuan Daerah

Sekda Sabu Raijua, Septenius M. Bule Logo, membacakan sambutan Bupati Krisman B. Riwu Kore yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLN UIW NTT.

Iklan

“Kehadiran listrik bukan sekadar penerangan, tetapi juga simbol kemajuan, penggerak ekonomi, dan peningkat kualitas hidup masyarakat,” ujar Septenius.

Ia juga mengapresiasi pemilik lahan yang telah rela menghibahkan tanahnya untuk pembangunan ini, menyebut kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan BUMN sebagai contoh nyata semangat gotong royong.

“Pembangunan energi adalah pondasi kemajuan daerah. Kami yakin keberadaan pembangkit ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik yang lebih baik, dan membuat anak-anak dapat belajar dengan nyaman di malam hari,” pungkasnya.

Energi Bersih untuk Masa Depan NTT

Pembangkit listrik hybrid di Desa Eilode ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, meningkatkan keandalan pasokan listrik, serta memperkuat jalur menuju target energi bersih nasional PLN 2060.