Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ketua Forum Disabilitas Rote Ndao, Aloysius Owon (45), juga mengapresiasi pelaksanaan simulasi kali ini. “Kalau sebelumnya kurang serius, sekarang semuanya tampak terkoordinasi dan lebih detail. Peserta pun lebih menghayati perannya,” ungkapnya.
Di Namodale terdapat sekitar dua puluh penyandang disabilitas dari berbagai ragam. Menurut Aloysius, data mereka kini diperbarui secara berkala untuk memudahkan relawan menemukan mereka bila terjadi bencana.
“Sudah ada peta posisi teman-teman disabilitas, jadi relawan tidak sulit menemukan mereka. Tapi data ini harus terus diperbarui,” ujarnya.
Menjelang siang, setelah pengarahan dan doa bersama, warga Tou Ndao pulang dengan wajah lega — membawa satu pelajaran penting: bahwa kesiapsiagaan bukan urusan pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama.
“Latihan seperti ini mengingatkan kita bahwa bencana bukan hal yang jauh. Kalau kita siaga, korban bisa dicegah dan dampaknya bisa dikurangi,” kata Mama Maria Leba menutup hari itu. (rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

