Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
So’E, RakyatNTT.ID — Kepala SMK Kolbano, Jony Leo, S.Pd., mengecam keras tindakan persetubuhan terhadap anak yang terjadi di Desa Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Ia menegaskan agar pelaku segera ditindak tegas oleh aparat penegak hukum.
Dalam wawancaranya bersama RakyatNTT.ID melalui sambungan telepon, Senin (20/10/2025), Jony mengaku pihak sekolah tidak mengetahui kejadian tersebut karena korban belum tiba di sekolah pada saat insiden terjadi.
“Awal kejadian kami tidak mengetahui, karena siswa yang bersangkutan belum sampai di sekolah, baru di jalan menuju sekolah,” jelas Jony Leo.
Kronologi Singkat Kejadian
Menurut informasi yang diterima pihak sekolah, setelah peristiwa tersebut, korban langsung kembali ke rumah dan orang tua korban segera melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
“Orang tua siswa sudah berkoordinasi dengan wali kelas dan melaporkan ke aparat penegak hukum,” ungkap Jony.
Ia juga menjelaskan bahwa transportasi yang biasa digunakan para siswa menuju sekolah adalah pick up dan ojek. Namun, belum diketahui secara pasti transportasi yang digunakan korban saat kejadian.
“Biasanya anak-anak naik pick up atau ojek. Tapi hari itu saya kurang tahu apakah terlambat oto atau naik ojek,” ujarnya.
Pelaku Dikenal Korban
Jony mengungkapkan bahwa pelaku merupakan anak ojek dari Desa Nununamat, sementara korban adalah siswi kelas 12 yang memiliki riwayat medis dan menjadi perhatian khusus pihak sekolah.
