“Kami sangat mendukung pemulihan korban. Semoga anak kami cepat pulih dan bisa kembali bersekolah. Untuk pelaku, kami berharap hukum berlaku seadil-adilnya karena ini menyangkut masa depan anak,” tegasnya.

Seruan Kepala Sekolah untuk Waspada

Atas peristiwa ini, Jony Leo mengimbau seluruh siswa agar lebih berhati-hati dalam memilih transportasi ke sekolah. Dalam apel pagi, ia menegaskan agar siswa menggunakan angkutan umum resmi seperti pick up dan menghindari tumpangan dari orang yang tidak dikenal.

“Saya sudah sampaikan di apel pagi, kalau harus naik ojek atau tumpangan lain, pastikan orang tersebut dikenal baik—tetangga atau keluarga,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, pihak sekolah juga menyediakan asrama bagi siswa untuk memastikan keamanan selama masa belajar.

“Melalui asrama, kami bisa memastikan keamanan dan kenyamanan siswa selama bersekolah di SMK Kolbano,” tambahnya.

Komitmen Sekolah dan Harapan Penegakan Hukum

Kepala SMK Kolbano menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendampingi korban dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar pelaku mendapat hukuman setimpal.

“Kami menolak keras segala bentuk kekerasan seksual terhadap anak. Ini harus jadi pelajaran bersama agar tidak terulang,” tutup Jony Leo. (rnc26)