Kepada media ini, Fransiscus Go yang juga ketua YFMG mengatakan, Yayasan Felix Maria Go datang ke Maumolo dengan tiga karya dasar; karya pendidikan, karya kesehatan dan karya sosial ekonomi kemasyarakatan. “Kita memulai dengan pengadaan air bersih yang lancar sepanjang tahun. Masyarakat Maumolo tidak boleh menunggu bantuan pemerintah semata, tetapi bangkit dahulu bergerak, niscaya jika pemerintah pusat dan daerah melihat ada gerakan positif masyarakat, maka pasti bantuan akan datang. Pak bupati TTU sudah berbisik ke saya, bahwa beliau akan perhatikan pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya yang ada di Kampung Maumolo,” tandas Fransiscus Go.

Pada sisi lain, reunian IKASMANSA’87 di Kampung Maumolo mendapat pujian dan apresiasi dari Prof. Dr. Novri Kandowangko. Menurut dosen Universitas Negeri Gorontalo itu, reuni IKASMANSA’87 kali ini benar-benar berkesan dan menyentuh masyarakat. “Luar biasa. Ini kegiatan IKASMANSA’87 yang paling berkesan. Terjun ke masyarakat dan memberikan pelatihan, edukasi dan memeriksa kesehatan mereka, adalah sesuatu yang sangat mereka butuhkan. Apalagi, ada pembuatan sumur bor dari Yayasan Felix Maria Go. Air bersih adalah kebutuhan mendasar bagi warga. Sungguh mulia apa yang dilakukan yayasan ini dan juga teman-teman IKASMANSA’87,” ungkap Prof. Novri yang jauh-jauh datang dari Sulawesi.