Sementara kepala adat Kuan Maumolo, Leonardus Sife yang dimintai tanggapannya terkait aksi-aksi sosial dari IKASMANSA’87 dan YFMG, terlihat tidak dapat menyembunyikan rasa hormat dan terima kasihnya kepada Fransiscus Go. Dia bersama warga Maumolo sempat tidak yakin ada pihak akan membantu mereka, keluar dari persoalan air bersih yang telah membuat warga mengalami kekeringan selama puluhan tahun.

“Apa yang Bapa Frans Go buat untuk kemajuan kampung kami, saya sebagai tokoh adat Maumolo sangat berterima kasih. Puluhan tahun kami mengalami kekeringan. Air bersih sulit kami dapatkan. Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, masyarakat harus turun ke kali. Yang punya uang bisa beli tangki air. Kami benar-benar bersyukur. Semoga Tuhan memberkati Bapa Frans Go bersama keluarga besarnya. Diberi kesehatan dan panjang umur, supaya Bapa Frans Go melalui yayasannya memperhatikan kami,” imbuh Leonardus Sife. (robert kadang)