“Identifikasi sumber air permukaan itu penting, karena bisa memberikan potensi peningkatan kapasitas air di Kota Kupang apabila dikelola dengan baik,” jelasnya.

Pemkot Diminta Fokus pada Pelayanan Publik

Lebih lanjut, Otniel mengingatkan agar Pemerintah Kota Kupang tidak hanya berorientasi pada bisnis pengelolaan air, tetapi juga memastikan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.

Menurutnya, kebutuhan air bersih adalah hal mendasar dan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Oleh karena itu, Perumda Air Minum harus tetap menjadi pemain utama (operator tunggal) dalam menyediakan layanan air bersih bagi warga Kota Kupang.

“Pemkot melalui Perumda harus tetap konsisten sebagai pemain tunggal dalam menjalankan layanan air bersih,” ujarnya.

Dukungan Anggaran dan Sambungan Gratis

Politisi Partai Perindo itu juga menegaskan bahwa isu air bersih tidak boleh ditangani setengah-setengah. Ia mendukung penuh Pemkot apabila mengalokasikan anggaran tambahan untuk memperluas jaringan tersier dan sekunder SPAM Kali Dendeng.

“Kami akan mendukung Pemkot jika ada anggaran untuk optimalisasi jaringan air bersih. Perumda tidak hanya didorong berbisnis, tapi juga bisa memberikan sambungan gratis untuk menambah pelanggan,” tutup Otniel. (rnc04)