Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID — Para dosen dan peneliti Universitas Nusa Cendana (Undana) kini memiliki peluang emas untuk mencetak prestasi nasional melalui ajang bergengsi Anugerah Ilmuwan Terbaik Bidang Inovasi Sosial Humaniora 2025.
Program yang digagas oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini menjadi wadah apresiasi bagi ilmuwan Indonesia yang menciptakan inovasi sosial dengan dampak luas bagi masyarakat.
Ajang Bergengsi Nasional dengan Seleksi Ketat
Anugerah tahun ini terbagi dalam dua kategori utama:
- Ilmuwan Senior Terbaik, untuk dosen berusia minimal 45 tahun.
- Ilmuwan Muda Terbaik, untuk dosen berusia maksimal 45 tahun.
Total kuota nasional hanya 6 orang penerima dari 140 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia.
Pendaftaran dibuka 22–29 Oktober 2025 melalui laman resmi: https://anugerah-ditjensaintek.kemdiktisaintek.go.id.
Prestasi Internasional Dosen Undana Perkuat Peluang
Potensi dosen Undana untuk bersaing di tingkat nasional sangat kuat. Dua penelitinya, Prof. Dr. Yantus Aristarkus B. Neolaka, S.Pd., M.Si. dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Redi Kristian Pingak, S.Si., M.Sc., Ph.D. (cand.) dari Fakultas Sains dan Teknik, berhasil masuk dalam daftar Top 2% Scientist Worldwide 2025 versi Stanford University dan Elsevier.
