Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut Purbaya, efektivitas belanja tetap didorong oleh program prioritas, bantuan sosial (bansos), dan belanja modal infrastruktur.
Proyeksi Akhir Tahun
Pemerintah menargetkan defisit APBN sepanjang 2025 mencapai Rp662 triliun, atau sekitar 2,78 persen dari PDB. Purbaya menegaskan, arah fiskal yang hati-hati tetap dijaga agar stabilitas makroekonomi terus terpelihara.
“Keseimbangan primer yang positif menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. (*/rnc)



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

