Waingapu, RakyatNTT.ID – Usai menuntaskan tiga etape di Pulau Timor, para pembalap Tour De EnTeTe tiba di Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur, menggunakan KM Dharma Kartika dari Pelabuhan Tenau Kupang pada Jumat malam, 12 September 2025.

Memasuki putaran Sumba, ajang balap sepeda internasional ini akan menggelar tiga etape lanjutan:

  • Etape 4: Bukit Tanarara – Waingapu (105,3 km) pada 14 September.
  • Etape 5: Waingapu – Tambolaka (176,7 km) pada 15 September.
  • Etape 6: Tambolaka – Waingapu (176,7 km) pada 16 September.

Beberapa pembalap menyatakan kesiapan mereka menghadapi rute menantang di Pulau Sumba.

Iklan

Anggota Tim Jakarta Pro Cycling (JPC) Indonesia, Muhammad Abdurrohman, menyebut dirinya terkesan dengan antusiasme masyarakat di Pulau Timor. “Hari ini kami sudah tiba di Sumba dan seluruh anggota tim siap menjelajahi rute. Kami berharap semua berjalan lancar dan bisa mencapai garis finish dengan baik,” ujarnya.

Optimisme serupa disampaikan pembalap asal Australia, Jacob Langham dari tim Nex Velovit. “Dengan waktu istirahat hari ini, kami yakin dapat tampil maksimal di Sumba. Melihat etape sebelumnya dimenangkan tiga pembalap berbeda, peluang terbuka untuk siapa saja,” katanya.

Selain balapan, para pembalap juga berkunjung ke Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, sebuah langkah nyata dalam mempromosikan destinasi wisata Sumba. Kunjungan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Provinsi NTT, termasuk Flouri Rita Wuisan, Noldy Pellokilla, dan Selfi H. Nange.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menegaskan bahwa Tour De EnTeTe bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana promosi pariwisata dan pemberdayaan ekonomi. “Event ini menggerakkan UMKM dan menghadirkan pesta rakyat agar ekonomi masyarakat berputar. Kami ingin menarik wisatawan datang ke NTT,” jelasnya.

Dengan kombinasi sport tourism dan promosi budaya lokal, Tour De EnTeTe di Sumba diharapkan semakin memperkuat citra NTT sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. (*/bap/rnc)