Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dan, melibatkan Simon Petrus Kamlasi melihat dari dekat kampung binaan Kuan Maumolo, di Timor Tengah Utara, bukannya tanpa alasan. Pasalnya, Frans Go melalui Yayasan Felix Maria Go, melakukan pendampingan di desa tersebut untuk tujuan kemandirian ekonomi. Sumur bor dibuat di beberapa titik. Selain untuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat, juga mengairi lahan pertanian. “Dulunya Kuan Maumolo adalah sentra produksi sayur dan buah-buahan. Hasilnya dipasarkan di Kefamenanu. Tapi sudah puluhan tahun aktivitas itu tidak bisa dilakukan. Desa mereka mengalami kekeringan. Air sulit ditemukan. Jadi kita ingin mengembalikan kejayaan pertanian Kuan Maumolo,” ujar Frans Go.
Simon Petrus Kamlasi yang ahli di bidang pembuatan pompa hidram, mengamini keinginan pengurus Yayasan Felix Maria Go untuk menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat Kuan Maumolo. “Apa yang dilakukan Pak Frans Go melalui Yayasan Felix Maria Go, sungguh mulia. Pembuatan sumur bor di beberapa titik, tentu merupakan harapan hidup bagi masyarakat Kampung Maumolo. Dan bukan hanya di Timor. Pak Frans juga sudah melalukan hal yang sama di Sumba dan Flores. Upaya ini harus kita dukung dan beri apresiasi, karena jarang ada putra daerah seperti Pak Frans Go yang sudah sukses di Jakarta, mau pulang kampung membangun daerahnya. Apalagi pakai dana pribadi dan yayasan,” ungkap Simon.
