Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Lebih jauh, Winston memberikan apresiasi tinggi kepada organisasi pemuda Basodara Matani yang berhasil konsisten menggelar turnamen hingga edisi ketiga. Menurutnya, walau menggunakan fasilitas sederhana, kompetisi ini bukan sekadar ajang gengsi, tetapi menjadi simbol persaudaraan, kebugaran mental, dan pencarian bibit atlet baru.
“Kalian bukan sekadar penyelenggara, tetapi penjaga api semangat komunitas. Setiap smash adalah doa untuk kampung ini, setiap blok adalah pelukan untuk saudara. Menang atau kalah, kalian sudah juara di hati kami,” tegas Winston menutup sambutannya.
Turnamen ini kembali menegaskan bahwa olahraga rakyat memiliki tempat istimewa dalam membangun kebersamaan, menumbuhkan generasi muda, serta menjaga semangat sportivitas di NTT. (rnc04)



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

