Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kepala Desa Lamea, Felisitas Imelda Nahak, menyampaikan rasa bangga karena Undana memilih desanya. “Pelatihan ini diikuti dua kelompok tani dan BUMDes dari empat desa: Lamea, Alkani, Seserai, dan Weseben. Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran mahasiswa KKN Undana di Lamea telah memberi dampak nyata, khususnya di bidang pertanian dan pendidikan.
Harapan Jangka Panjang
Prof. Herry berharap program ini menjadi pintu kolaborasi lebih luas dengan Pemerintah Kabupaten Malaka. “Kami ingin bisa berdiskusi dengan pemerintah daerah agar akademisi Undana ikut terlibat dalam program pembangunan ke depan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Lamea diajak mengidentifikasi potensi lokal dan mengembangkannya secara berkelanjutan. Pemanfaatan bahan pangan lokal dinilai sebagai kunci kemandirian ekonomi desa.
Program pengabdian Undana di Malaka menjadi contoh nyata peran strategis perguruan tinggi dalam pembangunan daerah – bukan sekadar ‘membayar utang’, melainkan menanam benih kemandirian dan inovasi untuk masa depan. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan